Hawortia sering busuk dan tidak mau tumbuh akar. Begini tipsnya.


Hayo siapa yang sedang demam dengan tanaman hias khusunya tanaman hias sukulen. Nah disini saya ingin berbagi pengalaman dengan cara menanam sukulen, khusunya sukulen jenis haworthia.

Sebenarnya tak begitu sulit dalam menanam serta merawat tanaman hias sukulen, hanya saja sebagian orang atau yang baru pertama kali menanan mungkin agak sedikit khawatir, pasalnya kemungkinan tanaman busuk dan tak kunjung hidup.

Nah,, tips simpel untuk menanam tanaman sukulen sebernanya tidak perlu terlalu terburu-buru, sukulen sebenarnya dapat tahan hingga satu bulan lamanya dan tidak mati, asalkan di tempatkan yang teduh, terang dan tidak terpapar langsung sinar matahari.

Kondisi sukulen yang layu bukan berarti mati, tanaman layu di karenakan mengalami dehidrasi dan nutrisi yang ada pada daunya di gunakan untuk bertahan hidup akibat tidak ada pasokan nutrisi yang masuk dari akar.

Bagi kamu yang pernah gagal dalam menanam sukulen haworthia mimin ada tipsnya nih untuk yang sering beli online. Sebagai contohnya mimin menggunakan hawortia jenis Cluster.

1. Yang pertama jangan takut akan sukulen mati karena tidak di tanam.

2. Gunakan media tanam yang kering seperti sekam bakar, pumice atau pasir malang, (kondisi kering tanpa disiram air) untuk masa pertumbuhan akar baru.

3. Letakan di tempat teduh yang terang, hindari dari hujan dan terik matahari langsung.

4. Tidak perlu di lakukan penyiraman, lakukan penyiraman jika tunas akar telah tumbuh.

5. Dan tinggal tunggu deh paling cepat 1 hingga 3 minggu, kemudian akar baru akan mulai tumbuh.

Bahkan pengalaman mimin jenis hawortia ada yang tahan hingga 1 atau 2 bulan lebih dan belum mengeluarkan akar, yang paling penting adalah jangan langsung menyiram tanaman jika belum tumbuh akar untuk menghidari busuk

Nah begitulah cara mimin kalo lagi rajin menanam sukulen jenis haworthia cluster,  kalo lagi malas sukulen cuma di letakan di jaring dan tepat teduh tanpa mengunakan media, hasinya sih tumbuh juga.

Buka Komentar

Iklan Atas Artikel "iklan 5"

Iklan Tengah Artikel 1 "iklan 3"

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel "i