Dampak Negatif Yang Ditimbulkan Kecubung.


Buah kecubung
Fixabay

Kecubung

Pasti tidak asing lagi untuk di dengar, tumbuhan kecubung (Datura Metel)  umunya di tanam untuk di gunakan sebagai tanaman obat-obatan herbal maupun hanya sekedar untuk tanaman hias. Namun ada juga yang tumbuh liar di sekitar lingkungan, semak blukar dan hutan. Perlu kamu ketahui agar tidak sengaja memakanya karena mempunyai efek yang berbahaya, kecubung memiliki bentuk buah yang bulat, terdapat duri tumpul pada bagian kulit luarnya, serta memiliki bunga yang bentuknya seperti terompet.

Asal usul mengenai tanaman kecubung belum di ketahui pasti tempatnya, yang jelas kecubung hidup di daerah yang mempunyai iklim panas dengan intensitas hujan yang jarang, contohnya Indonesia. Tanaman kecubung di perkenalkan pertama kali pada tahun 1753 oleh Linnaeus yang mana penemu dari tumbuhan ini.

Kecubung termasuk dalam jenis tanaman yang berbahaya, jika di salah gunakan dalam arti pengunaan tidak tepat dapat beresiko kematian, jangan sesekali untuk mencoba bagian apapun dari tanaman kecubung. Selain itu perlu di ketahui bahwa hampir dari seluruh bagian tanaman baik buah, daun, batang dan terutama bijinya, mengandung senyawa Alkaloid.

Alkaloid sendiri adalah sebuah senyawa yang dapat menyebabkan efek halusinogen atau kegilaan yang bersifat sementara maupun permanen pada seseorang yang mengkonsumsinya walau dengan takaran yang sedikit. Karena efek yang di timbulkan dari tumbuhan ini bila di konsumsi sama seperti narkotika, tentu saja dalam penggunaan, membudidayakan dan menjualnya secara bebas di larang keras oleh pemerintah.

Baca juga : Bahaya dan manfaat dari umbi Gadung.

Dampak dari pengguna Kecubung.

Berikut beberapa dampak yang akan di rasakan bagi pengguna dari tanaman kecubung di antaranya:

1. Halusinasi tingkat tinggi


Halusinasi adalah munculnya persepsi yang tidak nyata, halusi dapat berupa pendengaran, penglihatan, penciuman, perasaan. Sehingga kondisi tersebut dapat memanipulasi pikiran dan membuat seseorang tidak mampu berpikir secara normal serta tidak mampunya membedakan mana yang nyata dan ilusi.

2. Efek senang.

Efek senang merupakan hasil dari senyawa Alkaloid dan Cathionine, efek tersebut dapat membuat pengguna merasa bebas dari beban pikiran, menghilangkan depresi, stres serta perubahan mood menjadi happy. Penggunaan senyawa ini secara terus-menerus dapat menyebabkan efek kecanduan yang berdampak buruk bagi psikologis seseorang.

3. Mati rasa seluruh tubuh.

Efek yang di timbulkan lainya yaitu  membuat kinerja otak tidak berfungsi sementara dan sulit untuk menggerakan anggota tubuh. Dampaknya juga berpengaruh terhadap sistem saraf dan berfungsi layaknya seperti obat bius sehingga penguna tidak dapat merasakan sakit walau sedang terluka.

Baca juga : Fakta mengejutkan dari tanaman sirih merah.

4. Keracunan bahkan hingga kematian.

Mengkonsumsi dengan sengaja ataupun tidak dapat menyebabkan reaksi keracunan seperti muntah-muntah, mual dan sakit perut. Bahkan jika tubuh tidak mampu menerima dapat menyebabkan kematian karena over dosis.

Bagian yang paling berbahaya dari tanaman kecubung yaitu biji yang ada di dalam buahnya, baik kering ataupun basah efeknya yang di timbulkan akan sama saja, efek yang paling ringan dapat menyebabkan  kegilaan secara sementara, sakau dan pingsan. Sedangkan untuk terparahnya dapat menyebabkan kematian dalam waktu beberapa menit, kebanyakan biji kecubung di keringkan kemudian di bakar untuk menghasilkan efeknya.

5. Kegilaan sementara maupun permanen.

Senyawa Alkaloid dan Cathionine jika masuk kedalam tubuh dapat memanipulasi pikiran dan akan menimbukan reaksi senang serta berpikir jauh diluar nalar. Jika di konsumsi secara berulang dan secara terus menerus lambat laun dapat merusak sistem saraf dan jaringan otak sehingga akan menggangu psikologi seseorang yang menjadikan seseorang gangguan mental secara permanen.

6. Hilangnya kesadaran behari-hari

Mengkonsumsi buah kecubung dapat menyebabkan sesorang hilang kesadaran,  efek ini akan hilang dalam beberapa jam bahkan hingga berhari-hari tergantung pada jumlah dan dosis yang terkonsumsi, bahkan yang terparah dapat menyebabkan seseorang koma yang mana harus segera di beri pertolongan medis.

7. Ngefly / sakau 

Foto depresi
Fixabay
Efek ini paling umum dan pasti di timbulkan pada jenis obat-obatan narkotika lainya, begitu juga pada tanaman kecubung yang menimbulkan efek sakau dan membuat pikiran serasa melayang-layang. Sehingga kebanyakan orang yang menggunakanya akan menjadi kecanduan dan akan terus berulang jika tidak segera di tangani. Jika di lakukan secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan psikologis dan ganguan mental.

Baca juga : Pahitnya biji duku memberi dampak baik bagi kesehatan.

8. Hilangnya rasa lapar.

Hilangnya rasa lapar di sebakan oleh senyawa Cathionine yang hampir sama efeknya dengan Amphetamina, senyawa tersebut memanipulasi otak untuk tidak merasakan lapar serta menyebabkan hilangnya nafsu makan dan lebih menimbulkan efek senang secara berlebihan pada seseorang.

Itulah beberapa dampak negatif yang ditimbulkan kecubung
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel "iklan 5"

Iklan Tengah Artikel 1 "iklan 3"

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel "i