Daftar Obat Herbal Tumbuhan Yang Dapat Mengatasi Malaria Dan Demam.

Obat herbal

Obat herbal untuk mengatasi malaria-Malaria merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, baik pada anak-anak, orang dewasa dan para lansia. Penyakit ini umunya disebabkan oleh parasit Plasmodium yang masuk kedalam tubuh melalui gigitan nyamuk, parasit tersebut akan mendiami organ hati untuk berkembang biak.

Gejala malaria akan mulai tampak beberapa hari kemudian dengan di tandainya badan mengigil, demam, berkeringat, sendi terasa sakit dan badan lemas. Walau gejalanya terbilang ringan namun kamu harus tetap waspada dan harus segera di bawa berobat, jika dibiarkan lebih lama infeksi parasit tersebut akan mulai menyebar ke bagian organ lain di dalam tubuh dan membuat peradangan, yang mana hal tersebut dapat memperlama proses penyembuhan.

Namun kamu tidak perlu khawatir, kamu dapat melakukan pencegahan penyakit malaria sekaligus mengobatinya dengan mudah. Salah satunya dengan cara menggunakan obat herbal alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang tentunya sudah tersedia di sekitaran kita.

Bahan-bahan obat herbal tersebut tentunya sudah digunakan sejak dahulu sebagai obat tradisional atau jamu untuk mengatasi masalah malaria dan demam sebelum terdapat obat-obatan seperti sekarang. Nah, mungkin obat herbal ini cocok buat kamu yang tidak suka mengkonsumsi obat-obatan instan. Jika kamu sedang mencari obat herbal alami dari tumbuh-tumbuhan, mungkin kamu harus menyimak di bawah ini lebih lanjut untuk mengetahui apa saja bahanya.

Berikut beberapa tumbuhan yang dapat mengobati malaria dan demam.

1. Daun pepaya.

Yang pertama dan paling mudah dijumpai untuk mengatasi malaria dan demam yaitu daun pepaya. Walau daun pepaya mempunyai rasa pahit yang luar biasa, patut kamu ketahui bahwa kandungan di dalamnya terbukti ampuh dalam mengobati berbagai penyakit yang di sebabkan oleh serangan parasit, infeksi kuman, masalah peradangan, penyebab Malaria, demam dan pilek.

Baca juga : 23 lalapan sehat yang baik untuk tubuh.

Bagaimana cara mengunakan daun pepaya untuk mengatasi penyakit? Ada beragam cara yang pertama kamu dapat mengkonsumsi secara mentah atau merebus daunya kemudian di makan.

Cara kedua merebus daunya dengan air mendidih kemudian meminum air rebusanya secara rutin.

Cara yang ketiga kamu dapat menumbuk atau diblender hingga halus kemudian di minumkan ke orang yang sakit.

Selain dapat mengobati malaria, daun pepaya juga sangat baik untuk sistem pencernaan, mencegah masalah pada usus, mengatasi peradangan, mengobati luka dan masalah gula darah.

2. Biji duku.

Berikutnya ada biji duku. Percaya atau tidak bagian tumbuhan mulai dari kulit, daun dan terutama biji buah duku dapat mencegah dan membasmi pertumbuhan parasit Plasmodium Faiciparum, yaitu penyebab penyakit malaria di dalam tubuh.

Kamu dapat mengunakan ketiga bagian tumbuhan tersebut, namun jika kamu kerepotan untuk mengolah bagian kulit dan daun pohon duku dengan direbus, kamu bisa mengkonsumsi biji duku secara langsung bersamaan dengan buahnya. Caranya kamu dapat menumbuk atau langsung mengunyahnya pada mulut.

Jangan di tanya rasanya ya, kalo rasa sudah pasti pahit dan getir luar biasa di mulut. Namun tenang hal itu sebanding dengan khasiat yang kamu dapat kok.

Sebaiknya kamu mencari ukuran biji yang kecil untuk permulaan, cukup 2 atau 3 biji saja perhari sebagai obat tradisional.

Selain dapat mengobati demam dan malaria, biji duku juga dapat mengatasi masalah cacing pada usus, masalah peradangan, infeksi dan demam loh.

Baca juga : 14 tanaman obat akar yang harus kamu ketahui.

3. Brotowali.

Berikutnya ada brotowali. Brotowali merupakan tumbuhan yang hidupnya merambat seperti sirih (sereh). Namun memiliki sedikit perbedaan dimana batang brotowali lebih besar dan bepermukaan kasar. Untuk pemanfaatanya tumbuhan brotowali sudah di gunakan sejak dahulu oleh nenek moyang untuk obat tradisional dan jamu.

Bagian yang digunakan yaitu terletak pada batang dan daunya, dimana di olah dengan cara di tumbuk halus atau dengan merebusnya dengan air.

Untuk khasiat jangan ditanya lagi, daun brotowali dapat mengatasi beragam masalah penyakit seperti malaria, demam, kencing manis, diabetes, penyakit kulit serta kanker. 

Tertarik untuk mencoba tumbuhan brotowali? Info niiih buat kamu, kalo rasa pahit dari brotowali menyamai daun pepaya dan biji duku loh.

4. Kulit kina.

Ada yang tau kulit kina? Kulit kina atau biasa disebut dengan pohon kina merupakan tumbuhan tropis dari suku Rubiaceae.

Kulit pohonya biasa diambil untuk di manfaatkan sebagai bahan baku obat tradisional untuk mengatasi masalah infeksi, demam, malaria dan beberapa peradangan di dalam tubuh.

Khasiat tersebut di benarkan karena kulit dari pohon kina mengandung senyawa kuinina (Quinine) yaitu senyawa alkaloid kristal yang mempunyai rasa pahit namun bersifat penawar panas, anti peradangan, anti inflamasi, dan penawar sakit.

5. Kayu manis.

Selanjutnya ada kayu manis, kayu manis merupakan salah satu rempah-rempah yang mudah ditemui di dapur sebagai bumbu masakan.

Namun penggunaan kayu manis tak selalu menjadi penyedap, ada kalanya juga bisa menjadi obat herbal salah satunya mampu mengatasi penyakit demam, malaria, infeksi dan sesak nafas.

Hal tersebut telah terbukti dengan adanya kandungan senyawa cinnamaldehyde, atsiri, tanin, mucilage dan safrol, yang mana beberapa senyawa tersebut bersifat antiseptik, antiinflamasi, antijamur dan antiradang.

Bagaimana cara penggunaanya? Caranya kamu cukup merebus beberapa batang kayu manis dengan air mendidih, tunggu air rebusanya berkurang separuh lalu angkat dan biarkan dingin sejenak. 

Oh ya, kamu dapat menambahkan potongan jahe, gula atau madu untuk menciptakan sensasi hangat dan rasa manis.

Baca juga : Seputar tanaman herbal bermanfaat.

6. Sambiloto.

Sambiloto merupakan tumbuhan yang sering di manfaatkan bagian daunya sebagai obat tradisional dan lalapan. Belum diketahui pasti benar atau tidaknya terhadap daun sambiloto dapat mengatasi penyakit malaria.

Namun disini daun sambiloto di ketahui mengandung senyawa saponin, flavonoid dan tanin yang berkhasiat untuk mencegah infeksi, peradagan, masalah kencing manis dan penyakit kulit.

7. Pulai. 

Pulai atau biasa disebut dengan kayu pulai ternyata di percaya dapat mengatasi sekaligus mencegah penyakit malaria. Siapa sangka kayu pulai yang sering digunakan untuk bahan bangunan ternyata bagian kulitnya mempunyai khasiat yang luar biasa dalam mengatasi beragam masalah penyakit.

Cara mengolahnya cukup mudah, kamu hanya perlu mengambil bagian kulit batangnya yang bersih, tidak perlu banyak cukup selebar tiga jari saja, kemudian direbus hingga mendidih dan air rebusanya dikonsumsi bagi yang sakit. Lakukan 2 sampai 3 gelas sehari hingga sembuh.

Rasanya yang sedikit pahit dan getir, kamu bisa menambahkan sedikit gula atau madu agar lebih manis.

8. Kayu ular.

Yang terakhir ada kayu ular, kayu ular merupakan jenis pohon dengan nama Strychnos Lucida yang umumnya tumbuh pada kawasan papua. Kayu dari pohon ini telah lama digunakan oleh masyarakat daerah papua sebagai obat tradisional mereka dalam mengatasi masalah diabetes, kencing manis, demam, malaria dan beberapa penyakit kulit.

Kamu bisa mendapatkan kayu ular papua melalui online shop atau ke toko-toko yang menjual obat herbal.

Kayu ular biasa diolah dengan cara dicampurkan kedalam air panas atau air teh tawar. Untuk rasa jangan di tanya, kamu akan merasakan getir dan pahit saat mencicipi serpihan kayunya. 

Untuk info katanya khasiatnya akan akan lebih bagus jika kami mengunakanya tanpa campuran pemanis seperti gula dan lainya.

Baca juga : Yuk kenali lebih dalam kayu ular papua.

Itulah beberapa obat herbal tanaman yang dapat mengatasi beberapa masalah penyakit seperti demam dan malaria secara alami.

Selain beberapa bahan di atas terdapat juga tumbuhan lain seperti pare, rimbang, anuma dan brokoli yang di percaya dapat mencegah peradangan, infeksi dan tentunya mempunyai manfaat baik untuk kesehatan.


Buka Komentar

0 Response to "Daftar Obat Herbal Tumbuhan Yang Dapat Mengatasi Malaria Dan Demam."

Iklan Atas Artikel "iklan 5"

Iklan Tengah Artikel 1 "iklan 3"

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel "i