Jangan anggap remeh tumbuhan satu ini (Mimosa Pigra).



Melihat dari gambarnya pasti sudah mengetahui dengan tumbuhan ini.
Yap tumbuhan diatas merupakan jenis dari keluarga putri malu namun dengan ukuran dan bentuk yang berbeda. Untuk karakteristik secara umum memiliki sifat yang sama dengan jenis putri malu lainya yaitu sensitif saat ada rangsangan sentuhan, terutama pada bagian daun dan tangkainya. Saat adanya sentuhan maka secara otomatis tangkai daun akan melipat hal ini untuk melindungi diri dari bahaya. Hal yang sama juga terjadi pada malam hari di mana daun akan otomatis melipat dan mengatup karena tidak adanya paparan sinar matahari.

Ciri yang membedakan tumbuhan putri malu ini dengan lainya yaitu terletak pada fisiknya, jenis satu ini mempunyai batang pohon yang keras serta dapat tumbuh mencapai 6 meter, pada satu tangkai terdapat daun yang jumlahnya sekitar 16 pasang, memiliki kepala bunga yang putih dan berbentuk bulat, serta buah yang di selimuti bulu-bulu halus, buah alias bijinya memilikin bentuk pipih dan berjejer rapi.

Tumbuhan putri malu merupakan termasuk tumbuhan liar yang dapat tumbuh di sembarang tempat dan terkadang dianggap gulma. Tahu kah kamu bahwa putri malu alias Mimosa Pigra merupakan bukan tumbuhan asli endemik Indonesia, melainkan berasal dari benua Amerika bagian tropis yang kemudian menyebar luas kebenua lainya terutama Asia. Di Indonesia sendiri tumbuhan satu ini dapat ditemui mulai dari hutan, blukar, semak-semak, kebun, perkarangan rumah dan bahkan ditepi jalan.
Baca juga :
Banyak orang yang tidak menyukai tumbuhan ini dan dianggap penganggu, mengapa tidak, terdapat duri tajam pada seluruh batangnya mulai dari pangkal akar hingga ke ujung daunya, jika tanpa sengaja tertusuk durinya akan menyebabkan perih dan luka sayatan pada area kulit.


Namun di balik pandangan buruk itu semua, ternyata tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Mimosa Pigra ini menyimpan banyak khasiat yang tidak banyak orang mengetahuinya. Berdasarkan hasil penelitian di bidang tanaman obat herbal, tumbuhan putri malu dapat mengatasi beberapa masalah penyakit seperti:

1. Mempercepat penyembuhan luka, terutama pada orang yang menderita luka yang tidak mengering akibat diabetes. Caranya tumbuk halus daun kulit kemudian tempelkan pada area luka, terus lakukan berulang hingga mengering.

2. Mencegah infeksi, tumbuhan putri malu bersifat anti infamasi yang mana dapat mencegah infeksi akibat kuman dan bakteri.

3. Menghentikan pendarahan akibat luka, caranya ambil bagian daun kemudian tubuk halus lalu usap pada bagian yang luka, terutama luka akibat gigitan hewan lintah.

4. Untuk anda yang sedang mengalami demam dan sakit kepala dapat juga bisa memanfaatkan daun putri malu, sebab memiliki khasiat untuk menurunkan demam dan mengurangi gejala yang ditimbulkan seperti sakit kepala, menggigil dan juga keringat dingin.
Kandungan dalam putri malu ini ampuh untuk mengontrol suhu tubuh agar bisa selalu normal sehingga demam dan panas bisa diturunkan dan terjadi kembali.

5. Mengatasi cacingan, tumbuhan putri malu mengandung sifat Anthelmitik yang mana dapat membasmi infeksi cacing dalam tubuh terutama pada bagian usus, caranya cukup merebus kulit batangnya kemudian airnya di minum secara rutin.

6. Di percaya dapat meningkatkan stamina pria, air rebusan dari tumbuhan putri malu di percaya beberapa masyarakat dapat meningkatkan stamina pria terutama pada saat di atas ranjang, belum pasti kebenaranya tentang penelitian terhadap stamina pria namun beberapa masyarakat khusunya daerah pedalaman masih mempercayai hal ini.

7. Mengatasi peradangan, nyeri sendi dan kelelahan. Dari hasil penelitian membuktikan jika tanaman putri malu dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan nyeri yang terjadi pada penderita rematik. Caranya  dengan merendam tumbuhan putri malu kedalam arak putih selama 2 minggu lalu  kompres ke bagian tubuh yang sakit.
Itulah beberapa masalah yang dapat di atasi dengan tumbuhan Mimosa pigra, telepas dari itu semua tergantung dari kepercayaan masing-masing orang yang ingin mengunakanya, semua terserah kepada yang ingin mencoba atau hanya sekedar penasaran. Yang perlu diketahui bahwah tumbuhan ini telah di gunakan sejak lama oleh orang dahulu sebagai obat tradisional sebelum adanya obat-obatan instan seperti sekarang.

Untuk kandungan secara besar yang terdapat pada tumbuhan Mimosa pigra diketaui antaranya ada kandungan Saponin, Tanin, Flavonoid, dan Steroid.
Klasifikasi tanaman :

Nama ilmiah.         :  Mimosa Pigra L.
Divisi.                       :  Magnoliophyta.
Kelas.                       :  Magnoliopsida.
Genus.                     :  Mimosa.
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel "iklan 5"

Iklan Tengah Artikel 1 "iklan 3"

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel "i