CEFAB5C880BF83A8B06661D6CAC33458 Cara Menanam Tanaman Hias Sukulen Yang Baru Beli Online atau Datang - Healty99 - Panduan Sehat Secara Alami

Cara Menanam Tanaman Hias Sukulen Yang Baru Beli Online atau Datang

Haworthia aloe, cara memanan tanaman sukulen yang beli online

Tanaman Hias Sukulen

Healty99 - Hayo, siapa nih yang lagi hobi dengan menanam tanaman, terutama tanaman hias kaktus sukulen. Berkebun bisa menjadi hal yang menyenangkan, bukan hanya sekedar hobi namun bisa menjadi tempat melepas penat, refresing atau hanya menghabiskan waktu luang. Terlebih lagi jika tanaman hias yang kita miliki memiliki banyak varian dan jenis berbeda, pasti akan lebih seru.

Sedikit informasi untuk kamu, Sukulen merupakan jenis tanaman hias yang mampu menyimpan cadangan air atau nutrisi pada bagian batang dan daun, layaknya tumbuhan kaktus berduri yang kita ketahui.

Untuk penyebutan tanaman hias sukulen sendiri sangat luas, karena ada banyak varian dan bahkan ribuan jenis yang tersebar dunia.

Kaktus sukulen termasuk dalam kategorikan sebagai tanaman bandel, yaitu dimana mampu alias bisa bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa adanya penyiraman secara berkala. Sehingga jika kamu lupa meyiram dalam beberapa hari, ia tidak akan mudah mati.

Baca juga :

Beberapa Penyebab Daun Sukulen Mudah Rontok

Diketahui jenis sukulen paling banyak berasal dari kawasan dataran kering seperti Afrika dan Amerika bagian tropis.

Untuk itu, bagi kamu yang sedang ingin menanam kaktus sukulen dengan mencoba membelinya secara online, mimin punya sedikit tips buat kamu berdasarkan pengalaman mimin sendiri dalam menanam kaktus sukulen.

Tips Cara Menanam Tanaman Hias Kaktus Sukulen Beli Online:

1. Periksa kondisi tanaman

Hal pertama yang harus kamu lakukan jika membeli sukulen secara online ialah, buka langsung paket tanpa menunda nunda, dan periksa semua tanaman yang baru datang tersebut.

Pastikan tidak ada daun dan batang yang sudah membusuk, jika sudah terdapat bagian yang busuk segera potong atau pisahkan dari yang lain. Hal ini bertujuan agar beberapa tanaman lainnya tidak terjangkit atau ikut membusuk.

Penyebab sukulen yang berada dalam paket kardus mudah membusuk ialah karena kedap udara, tidak terkena sinar cahaya matahari, serta tidak ada atau kurangnya jalur pernapasan udara. Terlebih lagi ditambah dengan perjalanan yang jauh sehingga memakan waktu yang cukup lama.

Baca juga :

Tips Mudah Untuk Memperbanyak Sukulen Kamu

2. Pemangkasan bagian akar

Tanaman sukulen yang baru datang sebaiknya di lakukan pemangkasan akar telebih dahulu, akar yang di pangkas yaitu bagian sudah mengering. Kamu dapat menggunakan gunting untuk memotong akarnya.

Mengapa hal ini di lakukan? Akar yang sudah kering tidak dapat digunakan atau tidak berfungsi karena sudah mati, dan lebih bagus jika di buang. 

Pemangkasan akar juga berguna untuk mempercepat pertumbuhan tunas akar baru sekaligus mencegah pembusukan.

Namun jika sudah terdapat tunas akar baru, serperti timbul rambut putih pada bagian pangkal, harap berhati hati dalam membersihkanya, jangan sampai terpotong.

3. Pangkas daun

Selain bagian akar yang kering di pangkas, bagian daun tanaman yang sudah layu, membusuk dan kering baiknya juga ikut di buang.

Jika tidak dibuang hal ini justrus bisa membuat beberapa penyakit timbul pada sukulen kamu. 

Baca juga :

Cara Agar Daun Sukulen Lebih Berwarna

4. Penyesuaian

Berikutnya adalah dengan melakukan penyesuaian. Jika membeli sukulen secara online baiknya jangan langsung di tanam pada media, lakukanlah penyesuaian terlebih dahulu.

Bagaimana caranya? Cukup letakan tanaman sukulen pada suhu ruangan yang sejuk, terang namun tidak panas dan tidak terpapar cahaya matahari langsung.

Hal ini berguna agar tanaman dapat beradaptasi dengan lingkungan baru (suhu sekitar), lama waktu kurang lebih dua hari atau lebih.

Usahakan saat meletakanya masih mendapatkan pencahayaan yang cukup.

5. Penanaman

Selanjutnya terserah kamu mau di tanam langsung pada media atau hanya di angin-anginkan hingga tumbuh tunas akar baru.

Namun saya biasa melakukan penaman saat akar sudah tumbuh sedikit, dengan begitu baru ditanam untuk merangsang agar lebih cepat.

Perlu di ingat bahwa tumbuhan tunas akar masing-masing tanaman sukulen berbeda-beda tergantung dari jenisnya, ada yang seminggu dan bahkan ada yang satu bulan lebih baru mengeluarkan akar.

6. Media

Jika kamu memilih untuk menanamnya secara langsung pada media, pastikan media tanamnya sudah benar.

Selain itu media untuk dalam masa pertumbuhan akar bagusnya dalam kondisi kering, tidak lembap dan basah, hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya pembusukan akibat jamur atau bakteri pengurai.

Ingat,, lebih baik jangan di siram hingga akar tumbuh atau kurang lebih seminggu. Penyiraman secara langsung saat baru di tanam justru bisa memperburuk keadaan.

7. Pantau perkembangan.  

Selalu pantau perkebangan dengan periksa tanaman apakah sudah terdapat tunas akar baru, pemantauan baiknya dilakukan setiap tiga hari sekali.

Jika sudah ada tunas akar yang tubuh seperti rambut putih, itu tandanya tanaman sudah bisa di pindah ke media yang lebih baik dan di siram.

8. Pemindahan

Jika tanaman sudah di rasa cukup kuat (di tandai dengan banyaknya tunas akar muda) kamu dapat memindahkanya ke media baru dengan campuran seperti sekam bakar, arang batok, pumice, perlit, cocopeat, pupuk kandang, pasir malang dan lainya.

Kamu bisa menggunakan media tanam yang sesuai, namun jika tidak ada bisa menggunakan cocopeat, kompos, pasir dan pupuk seadanya, yang terpenting media jangan padat dan mempunyai ruang untuk air mengalir kebawah pot.

9. Penyiraman

Untuk penyiramam sebaiknya lakukan seminggu atau empat hari sekali, namun tergantung dari besar pot yang kamu gunakan dan dimana kamu meletakan tanaman sukulen.

Jika menggunakan pot ukuran kecil ukuran 10 cm dan di letakan pada tempat yang panas baiknya penyiraman di lakukan 2 atau 3 hari sekali. Jika menggunakan pot yang besar cukup 4 atau 7 hari sekail sudah cukup.

Itulah beberapa tips dari saya cara menanam sukulen yang baru beli online. Semoga ini bisa membantu kamu.

Buka Komentar

Iklan Atas Artikel "iklan 5"

Iklan Tengah Artikel 1 "iklan 3"

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel "i