Jenis Jenis Buah Belimbing Dan Ciri Khasnya

Macam Jenis Buah Belimbing Dan Ciri Khasnya Masing Masing
Sumber foto ilustrasi
Healty99
- Belimbing merupakan buah dari pohon bergenus Averrhoa yang tumbuh pada kawasan seperti Asia dan Amerika, lebih tepatnya pada kawasan tropis . Di Indonesia umunya kita menenal jenis buah Belimbing ada dua macam, salah satunya ialah jenis carambola alias Belimbing Bintang (star fruit) dan Wuluh.

Keberadaanya yang melimpah membuat kita sangat mudah untuk menjumpai buah satu ini di pasar atau toko sayur. Walau keduanya bisa dikonsumsi namun pemanfaatanya sangat berbeda.

Nah, tahukah kamu bawah ada beberapa jenis varietas dari tanaman Averrhoa loh. Hal ini diperkuat lagi dengan beberapa hasil dari persilangan antar tanaman, sehingga menghasilkan jenis tanaman Averrhoa yang berkualitas super. Penasaran? Berikut ini beberapa macam buah belimbing :

Baca juga :

Manfaat Buah Belimbing Bintang Untuk Kesehatan

Jenis Buah Belimbing 

1. Belimbing Dewi atau Dewa

jenis belimbing dewi atau dewa
Sumber foto ilustrasi
Yang pertama ada Belimbing Dewi, jenis varietas tanaman satu ini memiliki buah yang berukuran besar dengan berat 
200 – 250 gr untuk per buah, bahkan kualitas terbaik juga ada yang mencapai 500 gr.

Jenis ini juga merupakan tanaman lokal yang banyak di budidayakan di depok dan sekitarnya, walaupun lokal namun kualitas Belimbing dewi dapat bersaing dengan produk impor loh.

Ciri khasnya ialah memiliki rasa yang manis dengan banyak air, ukuran terbilang besar dan memiliki pingiran sayap yang lebih lebar, bentuk sedikit lebih panjang dari kebanyakan, warna kuning dengan sedikit merah di tengah, pohonnya rajin berbuah dalam sepanjang musim.

Dengan ukuran buah yang panjang dan terkstur daging padat tentu akan sangat puas jika di makan sendirian. 

2. Belimbing Demak

jenis buah belimbing demak
Sumber foto ilustrasi
Jenis Belimbing Demak merupakan varietas jenis tanaman Averrhoa carambola yang memiliki kualiatas terbaik di Indonesia, yang kini masih terus di kembangkan guna mempercepat pertumbuhan dan perkebangan.

Nama Demak sendiri di ambil dari daerah kabupaten Demak, Semarang, Jawa Tengah. Yang mana merupakan tempat wilayah dikembangkannya varietas baru dalam jenis tanaman Averrhoa.

Diketahu ada tiga macam jenis Belimbing Demak yaitu Demak Kunir, Demak Kapur, dan Demak Jingga, dan ketiganya dapat di bedakan bedasarkan berat buah, ukuran dan ciri khas bentuk. 

Ciri khasnya ialah mengandung banyak air dan tampak padat, jenis varietas memiliki rasa manis, untuk Demak Kunir buahnya kuning merata, Demak Kapur hijau pucat, dan untuk Demak Jingga warnanya kuning dengan sedikit kemerahan.

3. Belimbing Paris

jenis belimbing paris
Sumber foto ilustrasi
Jenis buah Belimbing satu ini tidak impor seperti yang kita kira dari namanya, varietas satu ini merupakan hasil persilangan antara Demak kapur dengan Demak kunir. Dimana dari hasil persilangan tersebut mengasilkan buah dengan warna kuning kemerahan, serat buah yang halus, lembut  serta kandungan air yang lebih sedikit.

Belimbing Paris dapat di panen lebih cepat yaitu sekitar 2 bulan mulai dari putik bunga muncul. Memiliki rasa yang manis dan segar, banyak orang menyukai jenis satu ini untuk di makan secara langsung.

Ciri khasnya ialah warna buah kuning dengan sedikit kemerahan, varietas jenis buah yang manis. pohonnya berbuah cukup cepat, dan memiliki daging buah lembut dengan kandungan air tak terlalu banyak.

4. Belimbing Wulan

jenis belimbing wulan
Sumber foto ilustrasi
Jenis buah Belimbing satu ini juga termasuk yang di sukai olah banyak orang, karena merupakan varietas unggulan yang di kembangbiakan.

Wulan sendiri merupakan nama untuk jenis buah dari persilangan antara Demak jingga (jinggo) dengan Demak kunir. Dari perkawinan tersebut menghasilkan bentuk buah yang tak jauh beda dari indukan namun menonjolkan sifat utama.

Ciri khasnya ialah ukuran buah terbilang cukup besar yang dapat mencapai 16 cm, tekstur dagingnya sedikit lebih tebal namun ringan, berbentuk sedikit agak lonjong, daging buah manis segar mengandung sedikit serat, serta memiliki warna buah kuning dengan sedikit lebih pekat.

Mengkonsumsi dalam bentuk segar adalah hal yang terbaik dari jenis Wulan, karena rasa buah segar akan langsung kamu dapatkan.

5. Belimbing Malaya

jenis belimbing wulan
Sumber foto ilustrasi
Malaya merupakan jenis varietas yang berasal dan di kembangkan dari Medan. Belimbing Malaya memiliki ukuran yang cukup besar dan panjang buah bisa mencapai 15 cm. Kini jenis satu ini banyak di kembangkan dan mulai di sebar ke beberapa tempat di Indonesia , guna memperbanyak tanaman.

Warna kuning cerahnya mudah untuk di kenali dan termasuk dalam jenis disukai oleh banyak orang, terlebih lagi karena rasanya yang manis serta mengandung air.

Ciri khasnya ialah berwarna kuning cerah hingga keemasan saat telah matang sempurna, varietas dari jenis manis, mengandung air, tekstur sedikit keras namun tak banyak serat. Untuk satu buah beratnya dapat mencapai 200 hingga 400 gram dan memiliki masa panen sekitar 75 hari.

6. Belimbing Madu

jenis belimbing madu
Sumber foto ilustrasi
Seperti namanya jenis buah Belimbing satu ini memiliki rasa yang manis seperti madu, rasa manisnya akan begitu terasa sejak awal kamu mengigit buah.

Varietas satu ini di ketahui berasal dari negara tetangga yaitu Malaysia, yang terkenal dan telah di ekspor keberbagai negara, termasuk ke Indonesia.

Jenis Belimbing Madu memiliki pertumbuhan yang sedikit lebih lama, pohon baru dapat berbuah sekitar berusia 4-5 tahun, dan buahnya dapat dipanen setelah selama 3 bulan dari waktu putik bunga muncul.

Ciri khasnya ialah tekstur nya halus, lembut dengan serat buah yang sedikit, mengandung air yang cukup banyak, varietas dari jenis buah manis, warna buah kuning madu atau jingga dengan ukuran yang cukup besar.

Tertarikah kamu mencoba? Soal rasa jangan di tanya karena buah satu ini tidak mengecewakan dari segi rasa.

7. Belimbing Bangkok

jenis belimbing bangkok
Sumber foto ilustrasi
Bangkok atau biasa di sebut juga dengan Karangsari, merupakan varietas unggulan yang berasal dari Thailand. Namun kini banyak di kembangkan di Indoneisa, lebih tepatnya banyak di budidayakan di daerah Karangsari, Jawa Timur.

Belimbing Bangkok memiliki kadar air yang cukup tinggi sekitar 70-80%, memiliki rasa manis segar, dengan ukuran buah yang cukup besar yang dapat mencapai 20 cm. Buahnya dapat bertahan lama pada suhu ruangan sekitar 10 hari tanpa mengeluarkan aroma busuk.

Ciri khasnya ialah warna sedikit kuning sedikit kemerahan dengan pinggiran hijau, panjang dapat mencapai 15 sampai 20 cm. Rasa buah manis segar dengan sedikit serat namun banyak air.

Kandungan air yang tinggi membuatnya sangat cocok jika dijadikan olahan jus segar ataupun salad buah.

8. Belimbing Wijaya 

jenis belimbing wijaya
Sumber foto ilustrasi
Berikutnya ialah jenis varietas yang di beri nama Wijaya, ia sebenarnya merupakan hasil persilangan antara Demak Kunir dan Belimbing Bangkok. Yang kemudian hasil persilangan tersebut menghasilkan jenis dan bentuk yang baru, namun tidak menghilangkan ciri khas indukan.

Sedangkan untuk penamaan Wijaya sendiri di ambil nama dari orang yang berhasil membudidayakanya. Rasa daging buah manis segar sehingga terkadang kerap di sebut juga dengan Belimbing madu. 

Ciri khasnya ialah buah berwarna kuning, mengandung air yang cukup banyak, ukuran buah panjang rata-rata 16 cm dengan berat sekitar 150-175 gr, tidak banyak memiliki serat serta rasa buah khas yang manis.

9. Belimbing Sembiring

jenis belimbing sembiring
Sumber foto ilustrasi
Jenis buah Belimbing satu ini merupakan varietas lokal yang berasal dari kota Medan. Selain itu dikatakan bahwa nama Sembiring sendiri di ambil dari magra orang medan yang telah membudidayakanya.

Belimbing Sembiring termasuk yang populer di daerah Medan dan terkadang dapat di temukan pada penjual buah di pinggiran jalan.  

Ciri khas ialah memiliki ukuran panjang buah yang mencapai 15 cm dan besar buah rata rata 10 cm, rasa daging buah manis dengan bentuk yang padat montok. Selain itu pohonnya dapat berbuah dengan lebat untuk dalam sekali panen.

10. Belimbing Wuluh

jenis belimbing wuluh
Sumber foto ilustrasi
Nah yang satu ini pastinya kalian sudah tahu. Belimbing Wuluh atau Sayur memang berbeda dari jenis di atas yang telah kita sebutkan. Jika kebanyakan Belimbing memiliki bentuk bintang serta sirip, Wuluh hanya berbentuk lonjong atau oval dan berukuran kecil.

Selain itu Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) juga tidak bisa dikonsumsi secara langsung akibat rasa buahnya yang super asam. Namun penggunaan jenis buah satu lebih banyak ke arah pada bumbu masakan, beberapa contoh seperti sayur asam, sambal, ikan bakar dan beberapa makanan tradisional lainya.

Mengkonsumsi Wuluh secara langsung justru bisa menimbulkan sakit perut dan masalah pencernaan.

11. Belimbing Tanah

Calincing atau calingcing , belimbing tanah
Sumber foto : wikipedia/Oxalis barrelieri

Tahukah kamu dengan tanaman satu ini? Jika tidak wajar saja, nama lainya juga kerap di sebut dengan Belimbing Tanah atau B. Pasir, B. Liar atau Calincing.

Sebenarnya ia bukan anggota dari keluarga Averrhoa dan bukan termasuk jenis tanaman Belimbing pada umumnya. Melainkan tanaman dengan nama latin Oxalis barrelieri, yaitu jenis tumbuhan liar yang kerap di sebut sebagai Belimbing liar karena rasa buah yang super asam seperti Wuluh.

Selain rasanya yang asam, buah Calincing memiliki ukuran yang kecil yaitu sekitar 0.5 cm, dan sekilas bentuk buah nya sama seperti Belimbing bintang namun dengan warna hijau.

Penggunaan tanaman satu ini lebih kepada obat herbal, namun jika kamu ingin mencobanya rasanya juga tidak masalah. Akan tetapi jangan terlalu banyak, karena rasa asam buah bisa membuat sakit perut.  

Nah itulah beberapa varietas jenis buah Belimbing yang bisa kamu ketahui. Semoga bermanfaat.

Baca terus informasi menarik lainya di healty99.com.

Buka Komentar

Iklan Atas Artikel "iklan 5"

Iklan Tengah Artikel 1 "iklan 3"

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel "i